MALANG – Dunia maya dan masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan kabar duka atas berpulangnya Imam Muslimin, atau yang lebih dikenal luas dengan sapaan Yai Mim. Sosok yang belakangan ini kerap menjadi perbincangan publik terkait perseteruan hukumnya tersebut, dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 13 April 2026. Kabar ini menjadi titik akhir yang tak terduga dari rangkaian panjang konflik yang sempat menyita perhatian nasional dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Yai Mim mengembuskan napas terakhirnya tak lama setelah dilarikan ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang. Sebelumnya, almarhum dikabarkan sempat mengeluh lemas dan jatuh pingsan saat berada di area Mapolresta Malang Kota, tempat dirinya menjalani masa penahanan sejak awal tahun ini. Meski tim medis telah berupaya memberikan pertolongan pertama secara maksimal, nyawa pria yang sempat aktif di dunia pendidikan dan sosial ini tidak dapat terselamatkan.

Kepergian almarhum menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga yang selama ini setia mendampingi proses hukumnya. Meskipun sosok almarhum kerap memicu kontroversi di ruang publik akibat perselisihan panas dengan pihak Sahara, tidak sedikit kolega dan kerabat yang mengenang sisi lain dari pribadinya sebagai seorang pendidik di masa lalu. Pihak keluarga juga sempat mengungkapkan bahwa almarhum memang memiliki riwayat kesehatan yang cukup kompleks, yang diduga turut memengaruhi kondisi fisiknya selama berada di dalam tahanan.

Secara yuridis, meninggalnya Yai Mim membawa implikasi langsung terhadap proses hukum yang sedang berjalan di kepolisian. Merujuk pada peraturan perundang-undangan di Indonesia, status tersangka yang melekat pada almarhum secara otomatis gugur demi hukum. Kendati demikian, pihak kepolisian tetap melakukan prosedur administrasi dan visum medis guna memastikan penyebab kematian secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut di tengah masyarakat.

Jenazah almarhum rencana akan segera dibawa ke rumah duka untuk proses pemulasaran sesuai dengan syariat Islam sebelum dimakamkan di tempat pemakaman keluarga. Kepergian Yai Mim hari ini menjadi penutup dari lembaran konflik yang melelahkan bagi semua pihak, meninggalkan pesan tentang pentingnya kedamaian dan penyelesaian masalah di luar jalur konfrontasi yang berkepanjangan.